Kebahagiaan adalah satu hal yang menjadi tujuan setiap insan dalam menjalani hidup ini. Kebahagiaan pula yang memberikan warna yang beraneka di dunia ini dan kebahagiaan pun yang bisa mengubah pola hidup seseorang.
Bukan kah setiap manusia berhak mengecap kebahagiaan itu? Jika memang ya, mengapa sukar tuk gapai kebahagiaan yang berwujud rasa hati?
Apakah kebahagiaan tercipta untuk kesempurnaan?
Sedangkan diri ini tak sempurna?
Apakah kebahgiaan hanya untuk sijelita rupawan?
Sedangkan diri ini sederhana?
Apakah kebahagiaan hanya untuk mereka yang bangsawan?
Sedangkan diri ini kalangan bawah?
Apakah kebahagiaan hanya teruntuk dia yang terpandang?
Sedangkan diri ini terabaikan?
Jika itu yang dinamakan kebahagiaan, itu omong kosong. Itu adalah bentuk lain dari pengelompokan atau diskriminasi dan itu sangat teramat tak adil.
Apakah diri ini harus merubah wujud dari angsa menjadi putri cantik, agar kebahagiaan bisa berpaling dan mengarah pada ku? Aruskah seperti itu?
Kebahagiaan itu kan hadir jika terbentuk dua karakter yang berbeda namun bisa menjadi sebuah kombinasi pas dalam hal rasa, saling merasa dan bisa merasakan. Ketika kesetiaan, kejujuran dan saling genggam tak hadir maka kebahagia hanyalah sebuah puing rapuh yang seketika kan tumbang sekalipun tertepa angin lembut.
Namun, kebahagiaan kan selamanya abadi jika kedua karakter tersebut bisa merasa, saling merasa dan memiliki perasaan sama. Meski pun keduanya bukan putri raja, bukan bangsawan, buka si sempurna dan bahkan bukan orang terpandang namun cinta, kasih dan rasa bahagialah yang selalu menyertai jejak hidup mereka. Kebahagiaan yang sesungguhnya bersifat kekal dan irreversible yang jika itu benar-benar dilakukan.
Dari semua hal itu maka bisa diketahui bahwa Cinta, Kasih dan Kebahagiaan tak bergantung pada faktor eksternal kedua karakter, namun yang sangat menentukan ialah faktor internal masing-masing karakter. Jika keduanya telah memiliki persamaan karakter maka kebahagiaan mereka kan menjadi yang paling sempurna dari semua yang ada.
Kebahagiaan milik siapa saja...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar