Kamis, 01 November 2012

sampai menutup mata 5 ( cinta terakhir )


5 Maret 2000
lagi2 jam bekerku berbunyi di tengah lelapku, mataku terbuka menyambut indahnya pagi. aku bergegas bangun dan mempersiapkan diri untuk mengawali kegiatan di hari2 yang ceria ini.
berhubung hari ini libur aku bakalan merawat tanaman di belakang rumah,dari mulai menyiram,memotong,menanam atau pun nyilang tanaman, ini merupakan sebagian hobbi ku.
di belakang rumah terdapat2 berbagai macam jenis bunga,lily,matahari,tulip namun tidak dengan mawarku,tanaman itu mulai layu. aku berencana akan mengunjungi toko tanaman untuk membeli bibit mawar.
namun tiba2 ada yang menutupi mataku,aku pun terkejut,saatku melepaskn tangan itu,ternyata lagi2 dia dengan senyum konyol nya,dia pun membawa beberapa bibit mawar yang sangat cantik,aku sangat senang dengan keberadaan dia.
bersamanya aku mulai menanam satu demi satu bibit mawar,mawar ini akan menjadi simbol kasih sayang kita.. senangnya.setelah menanam,dia pun memupuk satu persatu tanaman tersebut dengan penuh senyum,senyumannya tak perna dilepasnya, aku dan dia pun menyirami satu persatu tanaman namun dengan kejailan dia tiba2 .. wow air nya di arahkan pada wajahku,aku pun membalas dengan mengarahkan selang air ke wajahnya, tak henti kita saling manyiramkan air satu sama lain sampai2 basah kuyup.
tapi ada yang aneh dari wajah nya,dari hidungnya mulai keluar darah,sejanak aku memberhentikan semprotan air, dan menghampiri dia. dia"ko berhenti,ada yang aneh dengan wajahku?" sambil menatap heran. aku " hidungmu,hidungmu mimisan lagi." sambil menghapus darah di hidungnya. seketika wajahnya berubah memucat dan tiba2 dia pingsan di pangkuanku.akupun panik dengan kondisinya, bergegas aku membawanya kedalam rumah dan menempatkan di kamarku dan ku hangatkan dia dengan selimut, aku melihat selembar kertas di saku nya,kertas itu berisi keterangan tentang kesehatan nya,ternyata kesehatannya semakin memburuk dan dia harus menjalani kemo hari ini,namun dia tidak menjalankan kemo itu,dia malah mendatangi rumahku. ku semakin di buat bingung dengan kondisi ini.
aku bergegas menuju rumah sakit di dekat desa,dengan memberanikan diri aku mengendarai sepeda,meski aku tak lancar. perjalanan menuju rumah sakit cukup jauh dari rumah ku,semoga dia bisa bertahan,awan pun mulai mendung,beberapa menit kemudian tibalahku di rumah sakit dan aku langsung meminta tolong dokter untuk segera menuju rumahku,dokterpun bergegas menuju rumah.
meski lelah mengayuh sepeda aku tetap berusaha sekuat mungkin untuk memastika keadaannya,tiba2 hujan pun turun dengan derasnya,aku tetap mengayuh,penglihatanku mulai terganggu karena derasnya air hujan yang mengguyur.
agar cepat sampai,aku mencoba mencari jalan pintas,namun jalan itu sedikit terjal melewati jurang dan berliku,tapi aku memilih melewati jalan pintas supaya cepat samapai rumah.
dengan perlahan aku melewati jalan terjal,namun bruggg aku terperosok jurang dan tak sadarkan diri.

satu jam kemudian,
aku terbangun,dan yang membuatku terkejut mengapa penglihatanku menjadi gelap,aku tak bisa melihat apa2,aku hanya bisa menangis. tiba2 ada seorang dokter yang mengampiriku,ia mengatakan bahwa saat aku mengalami kecelakaan aku di tolong oleh seorang petani yang melewati sekitar jurang dan melihat aku tergeletak penuh luka,kemudian petani itu membawaku kerumah sakit,soal dia,dia sudah mendapatkan perawatan,kondisinyapun telah membaik, dan dokterpun mengatakan bahwa kedua mataku mengalami kerusakan pada kornea sehingga menyebabkan kebutaan,aku hanya bisa bersedih mendengar semua kenyataan ini.namun ku harus mampu menerima takdir ini.
awan hitam yang benar2 pekat menyelimuti hati dan kehidupanku,sangat miris hati ini .

Keesokan harinya,
dengan terbata-bata meraba yang ada di sekitarku,aku menyusuri lorong rumah sakit untuk menemui dia. beberapakali aku terjatuh,aku belum terbiasa dengan semua ini,aku belum terbiasa dengan semua ini.. menangis aku tak terhenti.

hingga beberapa saat ada sesorang yang menghmpiriku dan memeluku, aku terkejut dan melepaskan pelukannya.
aku " lepaskan!lepaskan siapa kau??" panik,ketakutan.
dia" mengapa kau melepaskan pelukan ku? ini aku,aku yang menjadi pelangi hatimu". sembari memegang erat tangan ku.
aku " sungguh?sungguh ini kau?aku begini.. aku jadi begini,aku buta,aku tak bisa bercanda dengan mu,tak bisa tertawa denganmu,aku tak bisa menjaga mu,aku tak bisa,aku tak bisa.." sambil menunduk tangis.
 dia" asal kau tau,aku tak peduli,aku tak peduli,aku akan menerima mu apa pun keadaanmu sekarang esok atau pun seterusnya,seperti haly dirimu yang menerima kondisiku meski ku terkena leukimia sekalipun,dan aku pun berperasaan seperti itu padamu,jd jangan pernah mengatakan apapun tentang kondisimu kali ini." dengan memeluku erat. ku kira dia tidak akan menerima keadaan ku,namun aku salah menilai nya,ternyata dia benar2 menyayangiku dengan tulus dan mampu menerima apapun keadaan ku. hari ini semua kesedihan ku memuncak namun kehadiran nya mampu menennagkan hatiku.

8 Maret 2000
hari itu dia mengajaku mengunjungi danau,semanjak kejadian itu aku dan dia jarang mengunjungi danau,sampai2 didanau di penuhi rumput dan dedaunan. siang itu cuaca begitu dingin,dia pun memberikan sebuah syal pdaku,begitu telatennya dia menjagaku,aku terbata-bata mencoba berjalan sendiri,namun tetap saja aku terjatuh dan dia pun memebrikan tongkat untuk membantu berjalan. kita pun sampai di bibir danau,
aku " kamu terlihat lebih sehat,apa kamu benar2 sehat kali ini.." dengan khawatir ku menanyakan sambil menyuapi dia makanan.
dia" ya seprti yang kau rasakan kondisiku mulai membaik." dengan ragu mengatakan. dengan keadaan ku yang buta,dia bahkan menyembunyikan kesehatannya dariku,sebenarnya dia teramat merasakan sakit yang hebat.
hingga senja pun tiba aku dan dia masih berada di tepi danau menikmati susasana danau yang dingin.


pagi hari yang tak berwarna bagi penglihatanku,
pukul 9 pagi dia menjempuku di rumah dan memintaku mengantarkan kemo kerumah sakit,dengan senang hati aku mengantarnya,namun pagi hari ini aku merasakan keresahan dalam hati ini, tapi ku abaikan saja keresahan itu.
dia pun membantuku duduk di sepedanya.
seperti biasanya dia membuatku nyaman dengan apapun yang dia berikan.
di perjalanan aku masih bisa merasakan keindahan meski tidak dengan mataku.

namun tiba2 sepeda yang dia kendarai mulai olegg dan terjatuh. aku terjatuh pingsan terbentur batu,dan dia hanya memar dan masih sadar namun karena telat menjalani kemo,dia merasakan sakit yang sangat hebat pada tubuhnya,namun tetap saja dia mengendongku dan membawa ku kerumah sakit agar ku mendapatkan perawatan tanpa memikirkan kondisi tubuhnya sendri. dengan darah yang keluar dari hidungnya menetes pada syal,dan wajah yang pucat,dia tetap menggunakan tenaganya untuk membawaku ke rumah sakit.
sesampai di rumah sakit dia meminta dokter untuk merawatku, tak lama kemudian dia pun pingsan tak sdarkan diri,karena takkuasa menahan penyakitnya yang begitu menyiksa. dan dia juga meendapatkan perawatan serius.

9 Maret 2000
perlahan aku membuka mata, aku tak menyangka bahwa aku mampu melihat dunia ini kembali,dengan tak sabar aku ingin memberi tahu nya, bergegas aku menghampiri ruangan tempat dia dirawat,dengan tanpa menghiraukan rasa pusing yang ku rasakan,tiba2 ku melihat dengan mataku ini dokter menutup dia dengan kain,aku pun berlari,mengampiri dokter,
aku " dok, apa2an ini? apa yang terjadi sama pacarku?dia kenapa donk?dia kenapa?" sambil menagis tak percaya. 
dokter" maaf de,pacar anda meninggal setelah mendonorkan matanya pada anda." memberi tau dengan perlahan.
takkuasanya aku mendengar pernyataan ini,rasnya jantungku terhenti sejenak setelah mendengar kabar yang memilikan hati ini.
perlahan aku membuka kain yang menyelimuti wajahnya,
aku " kenapa sih kamu mengorbankan semua ini demi aku,kenapa?pedahal dengan kekuranganku ini aku ingin hidup bahagia dengan mu sampai nanti,kamu inget ga sma janji kamu,bahwa kamu bakalan bikin aku bahagia,dan ga mau ngelihat satu tetes pun air mata ini terjatuh apapun penyebabnya.tapi mengapa kamu lakukan ini? dengan kamu pergi meninggalkanku kamu membuat beribu airmata ini terjatuh karena merasa kehilangan yang mendalam,namun sampai saat ini sayang dan kasihku tetap untukmu selamanya." memandang dia yang telah tak bernyawa.
hari itu pun pemakaman nya di lakukan.
awan hitam pekat menyelimuti hatiku hari ini.20 hri setelah kepergiannya.
senja itu aku berjalan menepaki pemandangan menuju danau,menuju tempat yang penuh kenangan dengan dia yang selalu menyayangiku. jujur ku masih terpukul karena kehilangan dia,,karena dia adalah kebahagiaan ku,dia tempatku bersandar namun kini tinggal khayalan. aku tak mau ternggelam dalam kesedihan,meski sedih,aku wajib bangkit dan tersenyum,meski tak bersama nya. aku tak boleh terlihat terpuruk atau sedih,aku harus trsenyum agar dia tenang melihatku di sini. dia pasti bahagia dia surga sana, tunggulah aku di surga sana wahay kekasihku.
aku menjelajahi satu persatu tempat kenanganku bersama nya sembari terbayang tentang nya,sesekali air mata ini terjatuh karena takkuasa mengingat semua tentang dia.
sisi danau tempat yang terakhir aku kunjungi,karena tempat ini semua tentang ku dan tentang dia berawal terukir indah,bayangan dia masih trlukis jelas di hadapanku,cara dia tersenyum,cra tertawa,konyolnya dia masih saja terlintas jelas di benakku.sesekali halusinasiku menggambarkan dia ada di sisiku,namun ku sadar jika dia telah tiada. meski tiada lagi namun bagiku dia tetap ada dihatiku dan di mataku yang miliknya.

semenjak menapaki jalan aku membaa sebuah bingkisan terakhir yang terlah dia persiapkan sebelum kepergiannya, di dalam nya ada sebuah bunga mawar merah yang telah layu,mungkin terlalu lama tertunda,sebuah lolypop,sbuah kalung berliontin cincin yang sanga indah dan sepucuk surat.

SURAT :

salam sayang untuk orang yang sangat ku cintai,
waktu mungkin selalu mengejar kita untuk berpisah,berpisah karena takdir  Tuhan.
namun aku takkan pernah menyerah untuk membahagiakan mu meski dengan sempitnya waktuku kini. entah kapan maut itu menjemput tubuhku,aku harap kau jangan menangis,karena mataku yang ada padamu takkan membiarkan mu menangis,namun entahlah.
selalu aku harapkan akan kesembuhan penyakitku ini,tekadku sembuh hanya untukmu seorang,aku ingin membahagiakan mu sampai akhir hidupku.
meski suatu saat nanti ku takkan ada di sisimu, dengan teddy bear atau pun kunang2 yanga ada di danau akan menemaniku bila tanpa ku.
aku akan tetap menyayangimu meski tak bersama ragaku kau berada.
hadiah dalam kotak ini aku persiapkan dengan spesial,
bunga mawar merah menandakan keseriusan sayang dan kasih cintaku padamu,
loly pop menyimbolkan kesukaan mu dan kenangan kita berdua selama ini,
kalung liontin cincin melambangkan kebersamaan ku yang kan terus bersamamu ,
dan surat ini menyampaikan semua rasaku untukmu.
kau yangku cintai tetap tersenyum minghiasi alam dunia,di sini aku di hatimu dan dimana pun tetap mengasihimu..
selalu menyayang dan mengasihimu seutuhnya ..
LOVE YOU

surat terakhir dan yang paling indah yang pernah aku dapatkan.
semua kenangan nya kan terukir indah di lubuk hati ini hingga kapanpun.
hari2 ku ini kan ku akhiri di tepi danau ini .. :')                 TAMAT ..  :')

" MENCINTAI MEMANG MUDAH,NAMUN TAK SEMUDAH MENCINTAI APA YANG DIA MILIKI,MUNGKIN HARI INI DIA SEMPURNA NAMUN ESOK,ATAU LUSA ATAU KAPANPUN APA YANG AKAN TERJADI PADA DIA SIAPKAH UNTUK MENERIMA. HANYA CINTA SEJATI YANG MAMPUN MENERIMA NYA DENGAN KEIKHLASAN TANPA MENGURANGI RASA CINTA YANG AWAL DI RASAKAN. KATA CINTA MEMANG MUDAH DIKATAKAN,NAMU MENYAYANGI DAN MENGASIHI TAK TERDAPAT,ITU BUKAN LAH RASA,NAMUN KEPALSUAN SEMATA. JAGALAH CINTAMU DENGAN SUNGGUH SAMPAI MATI,HINGGA MEMBERIKAN KESAN PADA ORANG YANG KAU KASIHI."  :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar